Friday, 19 September 2014

Memahami Makna Sumpah Pemuda sebagai lahirnya Bangsa Indonesia

Peringatan Sumpah pemuda selalu diperingati setiap tahunnya namun esensi dan makna sumpah pemuda berlalu begitu saja. padahal ketika para pemuda membangun pergerakan tidak dengan sendirinya adanya kongres pemuda namun membangun dari bawah. mulai pergerakan dari organisasi Budi Utomo yang melakukan pencerdasan pribumi. hasil pencerdasan tersebut membangun taman siswa di setiap daerah makin menumbuh pergerakan daerah-daerah sehingga munculah bahwa suatu konsepsi persatuan pernyataan dan sumpah terhadap masing-masing suku membentuk suatu bangsa yaitu Bangsa Indonesia. 

SUMPAH PEMUDA
Kami Putra Putri Indonesia Bertumpah Darah Satu Tanah Indonesia
Kami Putra Putri Indonesia Mengaku Berbangsa Satu Bangsa Indonesia
Kami Putra Putri Indonesia Menjunjung Bahasa Persatuan Bahasa Indonesia

pengertian Sumpah merupakan pernyataan yang diucapkan secara resmi dengan bersaksi kepada Tuhan atau kepada sesuatu yang dianggap suci (untuk menguatkan kebenaran dan kesungguhannya dsb). artinya bahwa ketika para pemuda pergerakan mengikrarkan bertumpah darah satu tanah Indonesia mengakui bahwa Tanah merupakan ketetapan Tuhan YME yang diberikan kepada pribumi hakekat dari pemberian kepada manusia. penindasan dan penjajahan bukanlah sesuatu yang dibenarkan dalam mengekloitasi keuntungan sebesar-besarnya. untuk itu tanah sebagai ketetapan Tuhan YME untuk wilayah tumpah darah Indonesia. 

Bangsa merupakan sebuah ciptaan Tuhan TME karena jelas setiap manusia yang dilahirkan pasti memiliki suku bangsanya masing-masing. sama seperti gravitasi sudah ada dari dulu namun Newton menetapkan sebuah hukum gravitasi. begitupun bangsa merupakan ciptaan Tuhan akan tetapi iktiar manusia untuk menetapkan bangsa tersebut sebagai suatu bangsa. dengan ikrar sumpah pemuda bangsa ini telah menetapkan Lahirnya bangsa Indonesia semula hanya suku-suku kemudian bersatu memetapkan bangsa Indonesia. Jadi jelas bahwa dikatakan dalam ikrar tersebut kami Putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa satu bangsa Indonesia merupakan lahirnya Bangsa Indonesia  yang telah ditetapkan. kalau kita meninjau difinisi Ki Bagoes Hadikoesoemo. bangsa adalah bersatunya orang dengan tempat ia berada, persatuan antara orang dengan wilayah artinya sebuah bangsa tidak bisa dipisahkan antara manusia dengan wilayahnya.  

keragaman suku, adat, tempat tinggal, budaya dll menyebabkan perbedaan bahasa juga. untuk itu penetapan sebuah bangsa yang berbeda suku dan budaya perlu ada satu bahasa untuk melakukan sebuah interaksi yang berbeda bahasa. disepakatilah penggunaan istilah bahasa Indonesia dimana bahasa yang lebih kuat dinusantara adalah bahasa melayu. penggunaan bahasa melayu merupakan bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti oleh pribumi waktu itu. selain itu juga para pedagang dari melayu sudah menyebar luas diseluruh nusantara bahkan dalam perdagangannya menggunakan taktik dagang dengan mengunakan bahasa melayu untuk bisa membeli barang dagangan lebih murah kepada orang melayu.tanpa mengurangi rasa hormat untuk bahasa ibu yang lainnya makanya dalam ikrar sumpah pemuda hanya menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia, bukan meratakan satu bahasa atau menjunjung tinggi bahasa Indonesia sehingga menganggap rendah bahasa daerah. 

sebuah ikrar kepada Tuhan untuk menentapkan sumpah pemuda harusnya menjadi sebuah renungan terhadap anak bangsa untuk bisa melihat kembali maksud dari perjuangan pendahulu. bukan berarti berfikir kebelakang akan tetapi kita tidak melupakan sejarah. karena dari sejarah ada nilai moral yang mampu menjadi sebuah hukum. dengan teori sumpah pemuda perselisihan, perpecahan dan perusakan generasi muda mampu bisa ditangani. jangan sekali-kali melupakan sejarah itulah pesan bung Karno. 

Kebhinekaan Indonesia



Terdapat lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa di Indonesia. atau tepatnya 1.340 suku bangsa menurut sensus BPS tahun 2010.

Suku Jawa adalah kelompok suku terbesar di Indonesia dengan jumlah mencapai 41% dari total populasi. Orang Jawa kebanyakan berkumpul di pulau Jawa, akan tetapi jutaan jiwa telah bertransmigrasi dan tersebar ke berbagai pulau di Nusantara bahkan bermigrasi ke luar negeri seperti ke Malaysia dan Suriname. Suku Sunda, suku Melayu, dan suku Madura adalah kelompok terbesar berikutnya di negara ini. Banyak suku-suku terpencil, terutama di Kalimantan dan Papua, memiliki populasi kecil yang hanya beranggotakan ratusan orang. Sebagian besar bahasa daerah masuk dalam golongan rumpun bahasa Austronesia, meskipun demikian sejumlah besar suku di Papua tergolong dalam rumpun bahasa Papua atau Melanesia.

Pembagian kelompok suku di Indonesia tidak mutlak dan tidak jelas akibat perpindahan penduduk, percampuran budaya, dan saling mempengaruhi; sebagai contoh sebagian pihak berpendapat orang Cirebon adalah suku tersendiri dengan dialek yang khusus pula, sedangkan sementara pihak lainnya berpendapat bahwa mereka hanyalah subetnik dari suku Jawa secara keseluruhan. Demikian pula suku Baduy dan suku Banten yang sementara pihak menganggap mereka sebagai bagian dari keseluruhan suku Sunda. Contoh lain percampuran suku bangsa adalah Ssuku Betawi yang merupakan suku bangsa hasil percampuran berbagai suku bangsa pendatang baik dari Nusantara maupun Tionghoa dan Arab yang datang dan tinggal di Batavia pada era kolonial.

Indonesia merupakan salah satu negara terluas didunia dengan total luas negara 5.193.250 km² (mencakup daratan dan lautan). Hal ini menempatkan Indonesia sebagai negara terluas ke-7 didunia setelah Rusia, Kanada, Amerika Serikat, China, Brasil dan Australia. Jika dibandingkan dengan luas negara-negara di Asia, Indonesia berada diperingkat ke-2. Dan jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara, Indonesia menempatkan dirinya sebagai negara terluas di Asia Tenggara.

Luas daratan Indonesia adalah 1.919.440 km² yang menempatkan Indonesia sebagai negara ke 15 terluas didunia

Sunday, 7 September 2014

Musyawarah


Syura (musyawarah) dalam kehidupan masyarakat sangat penting. Dr. Abdul Hamid Ismail al-Anshori dalam bukunya "Al-Syura wa Asaruha fi al-Dimukratiyah", mengutip dan mengemukakan arti pentingnya syura yang dapat disaripatikan sebagai berikut.
Syura bagi manusia dapat mewujudkan kesatuan bangsa, melatih kegiatan otak dalam berpikir dan sebagai jalan menuju kepada kebenaran yang mengandung kebaikan serta keberkatan. Syura merupakan "keutamaan yang manusiawi". Ia merupakan jalan lurus untuk mengetahui dan mengungkapkan pendapat-pendapat dengan tujuan mencapai kebenaran yang sesungguhnya serta kejelasan tiap permasalahan. Musyawarah melatih dan mengasah akal manusia. Otak manusia ibarat lampu-lampu yang apabila cahaya – cahayanya dikumpulkan satu dengan yang lainnya, akan menambah terangnya suatu ruangan. Islam menghormati eksistensi akal dalam kehidupan manusia sejalan dengan penghormatan tinggi yang diberikan Allah SWT kepada manusia, berupa pengertian akal.
Esensi syura menunjukkan realita persamaan kedudukan atau derajat manusia, kebebasan berpendapat dan hak kritik serta pengakuan terhadap hak asasi. Dengan syura dapat ditemukan cara mempersatukan manusia, mempersatukan golongan-golongan dengan berbagai atribut di tengah-tengah bergejolaknya problema-problema umum, dan dengan syura pula dikembangkan tukar pikiran dan diskusi.
Dari segi tanggung jawab dan akhlak, dapat dipahami bahwa keberadaan seseorang di dalam masyarakat akan selalu terkait dengan kepentingan bersama. Ketidak- peduliannya kepada orang lain tergolong sikap buruk, berlebihan, dan merupakan perangai tercela yang tidak boleh dimiliki oleh orang mukmin. Bila perangai itu menempel pada diri seseorang, berarti ia telah melupakan tanggung jawab yang telah dibebankan dan telah berkhianat. Bila tidak, tentu akan menjalankan tanggung jawabnya dengan baik. Orang yang benar-benar takut kepada Allah SWT akan selalu memusyawarahkan segala urusan atau permasalahan yang berkaitan dengan kepentingan bersama, sebagai perwujudan dari rasa tanggung jawabnya.
Esensi syura bagi kehidupan manusia lebih dari sekedar kepentingan politik suatu negara, karena ia merupakan karakteristik yang mendasar bagi kelompok masyarakat secara keseluruhan. Di lain sisi, esensi syura sebagai sistem penyusunan hukum merupakan cara untuk mengetahui dan menghimpun kebenaran pendapat-pendapat, melalui diskusi ilmiah. Cara seperti ini memberikan peluang besar bagi para peserta untuk berdialog dengan landasan argumentasi ilmiah. Musyawarah memegang peranan penting sebagai perisai rakyat, karena ia merupakan wahana bagi rakyat dalam menyampaikan aspirasinya. Musyawarah menghindarkan penguasa dari sikap dan perbuatan semena-mena dan menjauhkannya dari kecenderungan menjadi "thagut" (pelanggar batas).